MOTTO FKM UNIMAL

MOTTO FKM UNIMAL

Kamis, 27 Maret 2014

ELEARNING MP1 : UPAYA WAJIB PUSKESMAS














Selanjutnya anda wajib menjawab pertanyaan dibawah ini :

  1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
  2. berikan contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas.
Jawablah pertanyaan di kolom komentar !!!

54 komentar:

  1. putri aprilia27 Maret 2014 05.43

    1. a. promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    b. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan
    c. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    d. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    e. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya pencegahan imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    f. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan
    g. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular

    2. KIA dan KB contohnya playanan kesehatan anak, pelayan bumil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas,pekayanan KB di posyandu, pembinan keluarga rawan (bumil resti), pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  2. 1. - promosi kesehatan : Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, Sosialisasi Program Kesehatan dipuskesmas, (induvidu, kelompok maupun masyarakat). pencatatan serta pelaporan.
    - kesehatan ibu anak dan kb : pelayanan kepada PUS (Pasangan Usia Subur) untuk ber KB, pelayanan ibu hamil, bersalin dan nifas serta pelayanan bayi dan balita. ANC (Antenatal Care) , PNC (Post Natal Care), KB (Keluarga Berencana), Persalinan, Rujukan Resti.
    - perbaikan gizi : Penimbangan, Pelacakan Gizi Buruk, Penyuluhan Gizi, peningkatan pendidikan gizi, penanggulangan Kurang Energi Protein, Anemia Gizi Besi, Gangguan Akibat Kekurangan Yaodium (GAKY), Kurang Vitamin A, Keadaan zat gizi lebih, Peningkatan Survailans Gizi, dan Perberdayaan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat.
    - kesehatan lingkungan : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    - pemberantasan penyakit menular : upaya mencegah dan mengendalikan serta memberikan informasi penularan penyakit menular/infeksi (misalnya TB, DBD, Kusta
    perorangan atau kelompok,imunisasi balita dan bumil, pencatatn pelaporan.
    - pengobatan dasar : pendiagnosaan, pemeriksaan pencatatan dan pelaporan.
    - perawatan kesehatan masyarakat : pemantauan indikator balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular.

    2. pelayanan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu dengan komplikasi kebidanan, keluarga berencana, bayi baru lahir, bayi baru lahir dengan komplikasi, bayi, dan balita.

    BalasHapus
  3. Melisah
    11410009
    1.a.upaya kesehatan perorangan
    -promosi kesehatan
    -KIA termasuk KB
    -kesehatan lingkungan
    -Gizi
    -pengobatan dan kegawat darurat
    B.upaya kesehatan masyarakat
    -pelayanan promosi kesehatan
    -pelayanan kesehatan lingkungan
    -pelayanan pencegah dan penanggulangan penyakiit menular dan penyakit tidak menular
    -pelayanan KIA serta KB
    -pelayanan perbaikan gizi masyarakat
    contohnya:ruangan kartu/loket,poli gizi,ruang tindakan UGD,apotek,gudang obat dll
    2.a.pelayanan kesehatan anak,pelayanan ibu hamil di posyandu dan poskesdes,melahirkan di poskesdes,Nifas
    b.pelayanan KB di posyandu
    c.pembinan keluarga rawan
    d.pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  4. Upaya wajib puskesmas yaitu
    1.Upaya Kesehatan Wajib , yg terdiri dari :
    -Upaya promosi kesehatan
    -Upaya kesehatan lingkungan
    -Upaya kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana
    -Upaya perbaikan gizi masyarakat
    -Upaya pengobatan
    -Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit
    -Unit kesehatan pengembangan
    2.Upaya Kesehatan Pengembangan yang terdiri dari :
    -Upaya kesehatan gigi dan mulut
    -Upaya kesehatan sekolah
    -Upaya perawatan kesehatan masyarakat
    -Upaya kesehatan mata
    -Upaya kesehatan jiwa
    -Upaya kesehatan usia lanjut
    -Upaya kesehatan kerja
    -Upaya kesehatan olahraga
    -Upaya pembinaan pengobatan trdisional
    -Upaya pelayanan masyarakat
    *Contoh Pelayanan Dalam Gedung Puskesmas :
    -pelayanan loket pendaftaran yg juga berguna sebagai pusat informasi
    -pelayanan penyuluhan yg dilakukan oleh tenaga kesehatan
    -pelayanan pengobatan yang meliputi poli umum,poli gigi,pencegahan menular
    -pelayanan pencegahan yang meliputi KIA,KB,GIZI,Imunisasi,dan Kesling
    -pelayanan Penunjang yang meliputi laboratorium,radiologi dan ruang tindakan lainya
    -pelayanan administrasi yang meliputi surat rujukan dan uji kesehatan
    -pelayanan apotek untuk mendapatkan obat


    *Contoh Pelayanan KIA dan KB di Luar Gedung Puskesmas :
    Melakukan posyandu balita, melakukan pelayanan antenatal untuk ibu hamil(ANC), pelayanan post natal care (PNC), pelayanan KB, melakukan pelayanan anak dan balita,persalinan dan rujukan resti.

    BalasHapus
  5. 1. a. promosi kesehatan
    b. KIA dan KB
    c. perbaikan gizi
    d. kesehatan lingkungan
    e. pemberantasan penyakit menular
    f. perawatan puskesmas (perkesmas)
    contoh didalam gedung :
    1. KIA dan KB
    memberiakan pelayanankonsultasi untuk ibu dan anak danjuga membuka pelayanan untuk pasangan suami istri untuk berkonsultasi.
    2. Perbaikan Gizi
    pelayanan konsultasi untuk masyarakat dan juga pemeriksaan perkembangan gizi anak dan jugamemberikan pengetahuan tentang gizi seimbang.
    3. pengobatan
    pengobatan bisa juga dilakukan didalam gedung melalui pemeriksaan dasar dan tempat konsultasi.
    2. KIA
    a. memberikan penyuluhan kepada ibu
    b. memberikan pengetahuan pada anak tentang gizi seimbang
    c. mengkaderisasi masyarakat
    d. imunisasi pada balita
    KB
    a. memberikan penyuluhan kepada pasangan suami istri
    b. memberikan pengetahuan pada remaja akhir
    memberikan edukasi padamasyarakat.

    BalasHapus
  6. 1.
    -Promosi Kesehatan: penyuluhan kesehatan individu dan masyarakat.
    -Kesehatan KIA dan KB: pelayanan kesehatan ibu dan anak, bumil, busui, ibu melahirkan dan nifas.
    -Perbaikan Gizi: pemantauan status gizi, pendidikan gizi, peningkatan kegiatan perbaikan gizi keluarga.
    -Kesling: sanitasi lingkungan, penyuluhan kesling dipuskesmas.
    -PPM: penyuluhan mengenai informasi penyakit yang dapat menular dan cara pencegahannya.
    -Pengobatan: identifikasi, pemeriksaan dan pelaporan.
    -Perawatan kesmas: pemantauan balita rawan, usia rawan, bumil, bufas, busui.
    2.
    -Pelayanan ibu hamil diposyandu dan poskesdes
    -ibu melahirkan
    -ibu nifas
    -bayi baru lahir.

    BalasHapus
  7. 1. Pelayanan puskesmas luar gedung :
    - Peomosi kesehatan, contohnya penyuluhan perorangan atau kelompok di suatu
    desa dengan menggunakan media LCD, mikrofon
    - Kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana, contohnya jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya untuk meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.
    - Perbaikan gizi, contohnya melalui pelaksanaan workshop Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam rangka 1000 Hari Pertama Kehidupan.
    - Kesehatan lingkungan, contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya.
    - Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, contohnya Program Pencegahan Penyakit : pencegahan agar penyakit menular tidak terjadi penyebaran di masyarakat yang dilakukan antara lain dengan memberikan kekbalan pad host melalui kegiatan penyuluhan kesehatan dan immunisasi, pemberantasan dengan cara fogging, 3M.
    - Pengobatan, contohnya memberikan obat herbal atau obat racikan sesuai dengan penyakitnya.
    - Perawatan kesehatan masyarakat, contohnya dengan melaksanakan pencegahan penyakit generatif dan degeneratif, melaksanakan pola makan 4 sehat 5 sempurna, olahraga secara teratur.

    2. Contoh pelayanan KIA :
    Pelayan Kesehatan Antenatal
    Cakupan pelayanan antenatal dipantau melalui pelayanan kunjungan baru ibu hamil ( K1 ) untuk melihat akses dan pelayanan kesehatan ibu hamil yang sesuai standar yaitu minimal berkunjung 4 kali selama masa kehamilan (K4).kunjungan selama masa kehamilan ini dengan distribusi sekali pada triwulan pertama dan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga. Pelayanan antenatal kepada ibu hamil yang diberikan oleh petugas kesehatan meliputi penimbangan berat badan,pemeriksaan kehamilan,pemberian tablet besi,pemberian iminisasi TT, pemeriksaan tensi,/tekanan darah dan konsultasi.
    Contoh KB :
    Pelayanan bumil di posyandu dan poskesdes, nifas, pelayadan KB di posyandu.

    BalasHapus
  8. Annisa Mutiara27 Maret 2014 06.39

    1. a. promosi kesehatan
    Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    b. kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    c. perbaikan gizi
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    d. kesehatan lingkungan
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    e. pemberantasan penyakit menular
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    f. pengobatan dasar
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    g. perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)
    contoh pelayanan dalam gedung : pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.

    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung : pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil di posyandudan poskesdes, pelayanan melahirkan di poskesdes, pelayanan KB di posyandu, pencatatan dan pelaporan.

    BalasHapus
  9. 1. Upaya wajib puskesmas sbagai berikut :
    - Upaya promosi kesehatan
    - Upaya kesehatan ibu ,anak dan kelurga berencana
    - Upaya perbaikan gizi
    - Upaya kesehatan lingkungan
    - Upaya pemberantasan penyakit menular
    - Upaya pengobatan dasar
    - Upaya perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)
    Adapun contoh pelayanan dalam gedung puskesmas adalah :
    - Promosi kesehatan = setiap pasien yang berobat ke puskesmas biasanya merekan menunggu giliran untuk diperiksa , di sela-sela menunggu kita dapat melakukan promosi kesehatan seperti menempel poster kesehatan , memberikan informasi kesehatan yang bermafaat, memberikan film mengenain kesehatan ,dengan begitu diharapkan pasien/masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
    - Kesehatan ibu anak dan keluarga berencana = memberikan informasi/pengetahuan terhadap ibu-ibu hamil, melakukan pemeriksaan/pengobatan terhadap anak ,memberikan vitamin , memberikan pengetahuan terhadap pasangan suami istri mengenai alat kontrasepsi dan manfaatnya.
    - Perbaikan gizi = peningkatan ASIEKSLUSIF , pemberian MP-ASI 6-24 bulan,pemberian tablet besi (90tablet) pada ibu hamil, pementauan pertumbuhan berat badan balita,kegiatan konseling gizi.
    - Pengobatan dasar = melakukan pemerikasaan terhadap pasien dan mediagnosa penyakit.


    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan,imunisasi, pengobatan
    - Puskes keliling : melaksanakan pelayanan kesehatan ke daerah tertentu yang sulit terjangkau pelayanan kesehatannya.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  10. 1.upaya wajib puskesmas yaitu :
    Promosi kesehatan
    KIA dan KB
    Perbaikan gizi
    Kesehatan lingkungan
    Pemberantasan penyakit menular
    Pengobatan dasar
    Prkesmas

    Contoh Pelayanan Dalam Gedung Puskesmas :
    Pelayanan kesehatan (penyuluhan)
    Pengobatan
    Pencegahan
    Pelayanan laboratorium

    Contoh pelayanan KIA dan KB di luar gedung
    Melakukan pelayanan KIA dan KB di posyandu,Pondok bersalin desa dan, pos kesehatan desa untuk melakuka pelayanan terhadap balita, ibu hamil dan keluarga berencana.

    BalasHapus
  11. 1. upaya puskesmas dan contoh pelayanan di dalam gedung
    - promosi kesehatan, contohnya : melakukan penyuluhan kesehatan perorangan ataupun kelompok di desa-desa
    - kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana (KB), contohnya : pelayanan kesehatan anak bayi,pelayanan ibu hamil, pelayanan keluarga berencana,pencatatan dan laporan
    - perbaikan gizi, contohnya : pemeriksaan gizi ibu hamil, pemeriksaan gizi balita, penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan laporan.
    - kesehatan lingkungan, contohnya : melakukan penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas status,kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan,pencatatan dan laporan.
    - pemberantasan penyakit menular,contohnya : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan ibu hamil), pemberantasan penyakit menular (dengan cara pengobatan),pencatatan dan laporan
    - pengobatan dasar, contohnya : pemeriksaan,pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan laporan
    - perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas), contohnya : pemantauan perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan,bumil, bufas, usia rawan,penyakit kronis, penyakit enular) dan data wilayah
    2. contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    pelayanan imunisasi yang di lakukan di poskesdes.

    BalasHapus
  12. Lisa Ida Rohani27 Maret 2014 08.43

    1. upaya promosi kesehatan, upaya kesehatan ibu, anak dan KB, upaya pebaikan gizi, upaya kesehatan lingkungan, upaya pemberantasan penyakit menular, upaya pengobatan dasar, upaya puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung puskesmas : pelayanan diloket pendaftaran, pelayanan promkes seperti poster kesehatan dan fasilitas yang menyiarkan tentang kesehatan, pelayanan pemeriksaan/diagnosa penyakit seperti dokter atau poli umum, pelayanan penyuluhan memberikan informasi atau pengetahuan kepada masyarakat, pelayanan administrasi/pembayaran, pelayanan pengambilan obat di apotek.
    2. pelayanan kesehatan anak, pelayanan bumil diposyandu dan poskesdes, melahirkan di poskesdes, nifas.
    pelayanan KB di posyandu, pemeriksaan gizi balita di posyandu, pemeriksaan gizi bumil.

    BalasHapus
  13. Ada 6 Program Pokok pelayanan kesehatan di Puskesmas yaitu :
    1. Program pengobatan (kuratif dan rehabilitatif) yaitu bentuk pelayanan kesehatan untuk mendiagnosa, melakukan tindakan pengobatan pada seseorang pasien dilakukan oleh seorang dokter secara ilmiah berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh selama anamnesis dan pemeriksaan
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    2. Promosi Kesehatan yaitu program pelayanan kesehatan puskesmas yang diarahkan untuk membantu masyarakat agar hidup sehat secara optimal melalui kegiatan penyuluhan (induvidu, kelompok maupun masyarakat).
    Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    3. Pelayanan KIA dan KB yaitu program pelayanan kesehatan KIA dan KB di Puskesmas yang ditujuhkan untuk memberikan pelayanan kepada PUS (Pasangan Usia Subur) untuk ber KB, pelayanan ibu hamil, bersalin dan nifas serta pelayanan bayi dan balita.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    4. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular dan tidak menular yaitu program pelayanan kesehatan Puskesmas untuk mencegah dan mengendalikan penular penyakit menular/infeksi (misalnya TB, DBD, Kusta dll).
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    5. Kesehatan Lingkungan yaitu program pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas untuk meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman melalui upaya sanitasi dasar, pengawasan mutu lingkungan dan tempat umum termasuk pengendalian pencemaran lingkungan dengan peningkatan peran serta masyarakat,
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    6. Perbaikan Gizi Masyarakat yaitu program kegiatan pelayanan kesehatan, perbaikan gizi masyarakat di Puskesmas yang meliputi peningkatan pendidikan gizi, penanggulangan Kurang Energi Protein, Anemia Gizi Besi, Gangguan Akibat Kekurangan Yaodium (GAKY), Kurang Vitamin A, Keadaan zat gizi lebih, Peningkatan Survailans Gizi, dan Perberdayaan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan,imunisasi, pengobatan
    - Puskes keliling : melaksanakan pelayanan kesehatan ke daerah tertentu yang sulit terjangkau pelayanan kesehatannya.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  14. 1). Upaya Wajib Puskesmas :
    Ada 6 Upaya Wajib Puskesmas yaitu :
    1. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    Memberikan sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    2. KIA dan KB
    Merupakan salah satu fasilitas yang dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    3. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    4. Kesehatan lingkungan
    Melakukan konsultasi Klinik Sanitasi yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2). Contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  15. CONTOH PELAYANAN PUSKESMAS DALAM GEDUNG
    1. promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    2. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporaN
    3. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    4. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    5. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    6. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan
    7. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular

    CONTOH KIA DAN KB
    KIA dan KB contohnya playanan kesehatan anak, pelayan bumil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas,pekayanan KB di posyandu, pembinan keluarga rawan (bumil resti), pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  16. 1. upaya wajib puskesmas dan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    a. Promosi kesehatan :
    Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    b. Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana :
    Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    c. Perbaikan gizi :
    Pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    d. Kesehatan lingkungan :
    Status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    e. Pemberantasan penyakit menular :
    Pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    f. Pengobatan dasar :
    Pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    g. Perawatan kesehatan masyarakat :
    Pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.

    2. Pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    Pelayan Kesehatan Antenatal dipantau melalui pelayanan kunjungan baru ibu hamil ( K1 ) untuk melihat akses dan pelayanan kesehatan ibu hamil yang sesuai standar yaitu minimal berkunjung 4 kali selama masa kehamilan (K4).kunjungan selama masa kehamilan ini dengan distribusi sekali pada triwulan pertama dan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga. Pelayanan antenatal kepada ibu hamil yang diberikan oleh petugas kesehatan meliputi penimbangan berat badan,pemeriksaan kehamilan,pemberian tablet besi,pemberian iminisasi TT, pemeriksaan tensi /tekanan darah dan konsultasi.
    Contoh KB :
    Pelayanan bumil di posyandu dan poskesdes, nifas, pelayadan KB di posyandu.

    BalasHapus
  17. 1. Promosi Kesehatan, ex : penyuluhan perorangan atau kelompok.Kesehatan Ibu dan Anak/Keluarga Berencana (KIA/KB) ex:pelayanan kesehatan ibu dan anak, bumil, busui, ibu melahirkan dan nifas.. Pemberantasan Penyakit Menular (PPM) ex: imunisasi pada bumil dan balita. Kesehatan Lingkungan (Kesling) ex penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan:.Gizi ex:Penimbangan, Pelacakan Gizi Buruk

    2.posyandu balita, melakukan pelayanan antenatal untuk ibu hamil(ANC), pelayanan post natal care (PNC), pelayanan KB, melakukan pelayanan anak dan balita,persalinan dan rujukan resti.

    BalasHapus
  18. 1). Upaya Wajib Puskesmas :
    6 Upaya Wajib Puskesmas :
    1. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    ada sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    2. KIA dan KB
    dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    3. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    4. Kesehatan lingkungan
    yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2). Contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  19. 1). Upaya Wajib Puskesmas :
    ada 6 Upaya wajib puskesmas adalah

    - Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    Memberikan sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    - KIA dan KB
    Merupakan salah satu fasilitas yang dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    - Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    - Kesehatan lingkungan
    Melakukan konsultasi Klinik Sanitasi yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    - Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    - Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2). Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :

    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan,imunisasi, pengobatan
    - Puskes keliling : melaksanakan pelayanan kesehatan ke daerah tertentu yang sulit terjangkau pelayanan kesehatannya.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa

    BalasHapus
  20. 1.upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    Promkes (Promosi Kesehatan) - penyuluhan kelompok atau perorangan di puskesmas
    KIA dan KB - pelyanan keluarga berencana, Imunsasi TT, Pemberian Tablet Fe
    Gizi - pemeriksaan gizi ibu hamil, pemeriksaan gizi balita,
    Kesehatan lingkungan - penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas
    Pemberantasan penyakit menular - pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan ibu hamil), pemberantasan penyakit menular (dengan cara pengobatan)
    Pengobatan dasar - pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat

    2.Pelayanan KIA dan KB diluar gedung
    - Melakukan pelayanan KIA dan KB di posyandu,
    - Pondok bersalin desa dan,
    - Pos kesehatan desa untuk melakukan pelayanan terhadap balita, ibu hamil dan keluarga berencana.

    BalasHapus
  21. 1. Upaya Wajib Puskesmas
    1) Promkes (Promosi Kesehatan)
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    Memberikan sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).
    2) KIA dan KB
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    3) Gizi
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    4) Kesehatan lingkungan
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    5) Pemberantasan penyakit menular
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    6) Pengobatan dasar
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2. Contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas, yaitu:
    1) Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi.
    2) Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    3) Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamil dan balita
    4) Membangun pondok bersalin desa


    BalasHapus
  22. Dewi Sri
    1.Pelayanan wajib Pkm
    -Promosi kesehatan contohny pelayanan didlm gedung memberikan penyuluhan bg pasient dan keluarga pasient Tb.Paru sewaktu dia mengambil obat ke Pkm
    -Kesehatan ibu dan anak Contoh pelayanan didlm gedung melakukan pelayanan ANC,PNC,Nipas,MTBS
    -Perbaikan gizi contoh kegiatan didlm gedung melakukan Konseling gizi bg keluarga yg mempunyai bayi/balita
    -kesehatan Lingkungan contoh kegiatan didlm gedung penyuluhan dan konseling di dlm gedung,pengelolaan sampah/limbah medis
    -pemebrantasan penyakit menular contoh kegiatan di dlm gedung melakukan pemeriksaan di lab bg tersanngka penykit mis Prog Tb,HIV dan Aids
    -Pengobatan melakukan pemeriksaan dan pengobatan bg pasient yg dtang kepkm contohny BP,KIA,dan Poli

    2.Contoh pelyanan KIA dan KB di Luar gedung
    -pelayanan KIA dan KB diPosyandu
    -Playanan Ibu hamil di Pondok bersalin desa
    -P4K di desa
    -Pembinaan Bumil resti
    -SDI-DTK dan Kelas ibu diposyandu
    Terima Kasih

    BalasHapus
  23. 1.upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    *Promosi Kesehatan: penyuluhan kesehatan individu dan masyarakat.
    *Kesehatan KIA dan KB: pelayanan kesehatan ibu dan anak, bumil, busui, ibu melahirkan dan nifas.
    *Perbaikan Gizi: pemantauan status gizi, pendidikan gizi, peningkatan kegiatan perbaikan gizi keluarga.
    *Kesling: sanitasi lingkungan, penyuluhan kesling dipuskesmas.
    *penyakit menular: penyuluhan mengenai informasi penyakit yang dapat menular dan cara pencegahannya.
    *Pengobatan: identifikasi, pemeriksaan dan pelaporan.

    2.Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung
    *posyandu balita,
    *melakukan pelayanan antenatal untuk ibu hamil(ANC),
    * pelayanan post natal care (PNC),
    *pelayanan KB,
    *melakukan pelayanan anak dan balita,
    *persalinan dan rujukan resti.

    BalasHapus
  24. ARIN SUSANTO

    1. Upaya wajib Puskesmas ada 6 yaitu :
    - Promosi Kesehatan
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas terutama dalam upaya promotif, preventif dan kuratif, pencatatan & pelaporan.
    - KIA dan KB
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu pelayanan kesehatan ibu dan anak, persalinan, pemasangan alat kontrasepsi, pencatatan & pelaporan, dll
    - Perbaikan Gizi
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu deteksi dini tumbum kembang anak, konsultasi gizi di ruang gizi Puskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan & pelaporan, dll
    - Kesehatan lingkungan
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan & pelaporan.
    - Pemberantasan penyakit menular
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu penemuan kasus penderita TB baru, pemberian vaksin imunisasi di Puskesmas, pencatatan & pelaporan, dll
    - Pengobatan dasar
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu pemeriksaan, diagnose penyakit, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2. Contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan posyandu balita setiap bulan : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi dan pemberian PMT
    - penyuluhan dan pemasangan alat kontrasepsi bagi WUS di Posyadu, Pusling dan kegiatan bhakti social.

    BalasHapus
  25. Dewi Sri
    1.Pelayanan wajib Pkm
    -Promosi kesehatan contohny pelayanan didlm gedung memberikan penyuluhan bg pasient dan keluarga pasient Tb.Paru sewaktu dia mengambil obat ke Pkm
    -Kesehatan ibu dan anak Contoh pelayanan didlm gedung melakukan pelayanan ANC,PNC,Nipas,MTBS
    -Perbaikan gizi contoh kegiatan didlm gedung melakukan Konseling gizi bg keluarga yg mempunyai bayi/balita
    -kesehatan Lingkungan contoh kegiatan didlm gedung penyuluhan dan konseling di dlm gedung,pengelolaan sampah/limbah medis
    -pemebrantasan penyakit menular contoh kegiatan di dlm gedung melakukan pemeriksaan di lab bg tersanngka penykit mis Prog Tb,HIV dan Aids
    -Pengobatan melakukan pemeriksaan dan pengobatan bg pasient yg dtang kepkm contohny BP,KIA,dan Poli

    2.Contoh pelyanan KIA dan KB di Luar gedung
    -pelayanan KIA dan KB diPosyandu
    -Playanan Ibu hamil di Pondok bersalin desa
    -P4K di desa
    -Pembinaan Bumil resti
    -SDI-DTK dan Kelas ibu diposyandu
    Terima Kasih

    BalasHapus
  26. 1.a. promosi kesehatan
    contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    b. KIA dan KB
    contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS, pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan KB, pencatatan dan pelaporan
    c. perbaikan gizi
    contohnya pemantauan gizi balita, bumil dan ibu nifas, penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    d. kesehatan lingkungan
    contohnya sanitasi lingkungan, pencatatan dan pelaporan
    e. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
    contohnya pemberantasan penyakit menular, imunisasi balita dan bumil, pencatatan dan laporan
    f. Pengobatan
    contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan
    g. perawatan kesehatan masyarakat
    contohnya balita rawan , ibu hamil, ibu nifas, usia rawan, penyakit kronis dan penyakit menular

    2. Pelayanan KIA dan KB diluar gedung
    contohnya playanan kesehatan anak, pelayanan ibu hamil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas dan pelayanan KB di posyandu, pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  27. 1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    upaya promosi kesehatan, upaya kesehatan ibu, anak dan KB, upaya pebaikan gizi, upaya kesehatan lingkungan, upaya pemberantasan penyakit menular, upaya pengobatan dasar.
    Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2. berikan contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas.
    playanan kesehatan anak, pelayan bumil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas,pekayanan KB di posyandu, pembinan keluarga rawan (bumil resti), pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  28. 1. Upaya Wajib Puskesmas
    a) Promosi kesehatan
    Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    b) Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    c) Perbaikan gizi
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    d) Kesehatan lingkungan
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    e) Pemberantasan penyakit menular
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    f) Pengobatan dasar
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    g) Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)
    contoh pelayanan dalam gedung : pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.
    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung : pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil di posyandudan poskesdes, pelayanan melahirkan di poskesdes, pelayanan KB di posyandu, pencatatan dan pelaporan.

    BalasHapus
  29. 1. upaya puskesmas dan contoh pelayanan di dalam gedung
    - promosi kesehatan,
    contohnya : melakukan penyuluhan kesehatan perorangan ataupun kelompok di desa-desa
    - kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana (KB),
    contohnya : pelayanan kesehatan anak bayi,pelayanan ibu hamil, pelayanan keluarga berencana,pencatatan dan laporan
    - perbaikan gizi,
    contohnya : pemeriksaan gizi ibu hamil, pemeriksaan gizi balita, penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan laporan.
    - kesehatan lingkungan,
    contohnya : melakukan penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas status,kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan,pencatatan dan laporan.
    - pemberantasan penyakit menular,
    contohnya : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan ibu hamil), pemberantasan penyakit menular (dengan cara pengobatan),pencatatan dan laporan
    - pengobatan dasar,
    contohnya : pemeriksaan,pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan laporan
    - perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas),
    contohnya : pemantauan perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan,bumil, bufas, usia rawan,penyakit kronis, penyakit enular) dan data wilayah

    2. contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :pelayanan imunisasi yang di lakukan di poskesdes.

    BalasHapus
  30. 1. upaya wajib puskesmas dan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    1. Promosi kesehatan :
    Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    2. Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana :
    Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    3. Perbaikan gizi :
    Pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    4. Kesehatan lingkungan :
    Status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    5. Pemberantasan penyakit menular :
    Pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    6. Pengobatan dasar :
    Pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    Contoh kegiatan dalam gedung yaitu pemeriksaan, diagnose penyakit, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    2. Pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    Pelayan Kesehatan Antenatal dipantau melalui pelayanan kunjungan baru ibu hamil ( K1 ) untuk melihat akses dan pelayanan kesehatan ibu hamil yang sesuai standar yaitu minimal berkunjung 4 kali selama masa kehamilan (K4).kunjungan selama masa kehamilan ini dengan distribusi sekali pada triwulan pertama dan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga. Pelayanan antenatal kepada ibu hamil yang diberikan oleh petugas kesehatan meliputi penimbangan berat badan,pemeriksaan kehamilan,pemberian tablet besi,pemberian iminisasi TT, pemeriksaan tensi /tekanan darah dan konsultasi.
    Contoh KB :
    Pelayanan bumil di posyandu dan poskesdes, nifas, pelayadan KB di posyandu.
    Pelayanan posyandu balita setiap bulan : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi dan pemberian PMT
    - penyuluhan dan pemasangan alat kontrasepsi bagi WUS di Posyadu, Pusling dan kegiatan bhakti social.

    BalasHapus
  31. Melisa Aprilia Safitri1 April 2014 06.20

    1.upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmasPromkes (Promosi Kesehatan)
    - penyuluhan kelompok atau perorangan di puskesmasKIA dan KB
    - pelyanan keluarga berencana, Imunsasi TT, Pemberian Tablet FeGizi
    - pemeriksaan gizi ibu hamil, pemeriksaan gizi balita,Kesehatan lingkungan
    - penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmasPemberantasan penyakit menular
    - pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan ibu hamil), pemberantasan penyakit menular (dengan cara pengobatan)
    Pengobatan dasar
    - pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat
    2.Pelayanan KIA dan KB diluar gedung
    - Melakukan pelayanan KIA dan KB di posyandu,
    - Pondok bersalin desa dan,
    - Pos kesehatan desa untuk melakukan pelayanan terhadap balita, ibu hamil dan keluarga berencana.

    BalasHapus
  32. Jawaban Ari Winarto
    NPM 13410028P
    1. Upaya wajib puskesmas adalah
    a.Promosi kesehatan
    b. Kesehatan Ibu, Anak dan keluarga berencana
    c. Perbaikan gizi
    d. kesehatan lingkungan
    e. Pemberantasan penyakit menular
    f. Pengobatan dasar
    g. Perawatan Kesehatan Masyarakat

    contohnya
    a. promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    b. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporaN
    c. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    d. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    e. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    f. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan
    g. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular

    2. Contoh Pelayanan KIA dan KB contohnya playanan kesehatan anak, pelayan bumil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas,pekayanan KB di posyandu, pembinan keluarga rawan (bumil resti), pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  33. 1. Upaya Wajib Puskesmas
    • Promosi kesehatan, Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    • Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana, contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    • Perbaikan gizi, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    • Kesehatan lingkungan, contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    • Pemberantasan penyakit menular, contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    • Pengobatan dasar, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    • Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas), contoh pelayanan dalam gedung : pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.
    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung : pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil di posyandu dan poskesdes, pelayanan melahirkan di poskesdes, pelayanan KB di posyandu, pencatatan dan pelaporan.

    BalasHapus
  34. 1.)Upaya Wajib Puskesmas serta contohnya pelayanan dalam gedung puskesmas :
    1. KIA dan KB
    dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    2. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    ada sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    3. Kesehatan lingkungan
    yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    4. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2).Pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas :
    - Pelayanan Kesehatan Anak dan Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, Ibu Melahirkan di Poskesdes, Pelayanan ibu Nifas di Poskesdes.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus
  35. 1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas!!!
    a. Promosi Kesehatan
    Kegiatan ini sifatnya penyuluhan di puskesmas baik dilakukan secara berkelompok maupun secara individu yang dapat dilakukan dengan menggunakan media untuk memudahkan pemahaman dari para audiensinya.
    b. Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana
    Pelayanan yang dilakukan dapat meliputi Pelayanan kesehatan anak, MTBS, melahirkan, nifas dan pelayanan ibu hamil dengan cara melakukan pemeriksaan ANC dan PNC untuk mencegah timbulnya resiko tinggi pada Ibu hamil dan juga bayinya agar dapat di jaga kesehatannya dari kandungan usia yang masih dini.
    c. Perbaikan Gizi
    Pelayanan gizi masyarakat yang dikaitkan dengan status kesehatan atau status penyakit.
    Contohnya adalah penyuluhan dan konsultasi gizi di pojok gizi pada setiap puskesmas.
    d. Kesehatan Lingkungan
    Dalam hal ini pelayanan yang diberikan sifatnya penyuluhan yang dikaitkan dengan status kesehatan baik secara perorangan maupun kelompok yang dihubungkan dengan status sanitasi dasar dari masing-masing individu.
    e. Pemberantasan Penyakit Menular
    Pelayanan ini secara garis besar dibagi menjadi dua bagian yaitu :
    dibidang Pencegahan contohnya Imunisasi terhadap balita dan ibu hamil.
    dibidang pemberantasan penyakit menular contohnya penemuan kasus dengan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilakukan penyelidikan epidemiologi di tempat kasus tersebut sehingga mata rantai penularan penyakit dapat diatasi.
    f. Pengobatan Dasar
    Dalam hal ini pelayanan pengobatan juga dibagi menjadi dua bagian yaitu rawat jalan dan rawat inap.
    g. Perkesmas
    Perawatan kesehatan masyarakat di dalam gedung lebih bersifat pemantauan tentang status keluarga rawan yang bertujuan untuk menghindari suatu timbulnya penyakit.

    2. Berikan contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan Kesehatan Anak (Imunisasi, PMT), Pelayanan ibu hamil di posyandu dan poskesdes, melahirkan diposkesdes, nifas.
    - Pelayanan KB di Posyandu.
    - Pembinaan keluarga rawan (Bumil Resti)
    - Pencatatan untuk dilaporkan sebagai kasus yang perlu diatasi.

    BalasHapus
  36. 1. Upaya Wajib Puskesmas
    a) Promosi kesehatan, Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    b) Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana, contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    c) Perbaikan gizi, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    d) Kesehatan lingkungan, contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    e) Pemberantasan penyakit menular, contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    f) Pengobatan dasar, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    g) Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas), contoh pelayanan dalam gedung : pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.
    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung : pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil di posyandu dan poskesdes, pelayanan melahirkan di poskesdes, pelayanan KB di posyandu.

    BalasHapus
  37. 1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas!!!
    a. Promosi Kesehatan
    Kegiatan ini sifatnya penyuluhan di puskesmas baik dilakukan secara berkelompok maupun secara individu yang dapat dilakukan dengan menggunakan media untuk memudahkan pemahaman dari para audiensinya.
    b. Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana
    Pelayanan yang dilakukan dapat meliputi Pelayanan kesehatan anak, MTBS, melahirkan, nifas dan pelayanan ibu hamil dengan cara melakukan pemeriksaan ANC dan PNC untuk mencegah timbulnya resiko tinggi pada Ibu hamil dan juga bayinya agar dapat di jaga kesehatannya dari kandungan usia yang masih dini.
    c. Perbaikan Gizi
    Pelayanan gizi masyarakat yang dikaitkan dengan status kesehatan atau status penyakit.
    Contohnya adalah penyuluhan dan konsultasi gizi di pojok gizi pada setiap puskesmas.
    d. Kesehatan Lingkungan
    Dalam hal ini pelayanan yang diberikan sifatnya penyuluhan yang dikaitkan dengan status kesehatan baik secara perorangan maupun kelompok yang dihubungkan dengan status sanitasi dasar dari masing-masing individu.
    e. Pemberantasan Penyakit Menular
    Pelayanan ini secara garis besar dibagi menjadi dua bagian yaitu :
    dibidang Pencegahan contohnya Imunisasi terhadap balita dan ibu hamil.
    dibidang pemberantasan penyakit menular contohnya penemuan kasus dengan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilakukan penyelidikan epidemiologi di tempat kasus tersebut sehingga mata rantai penularan penyakit dapat diatasi.
    f. Pengobatan Dasar
    Dalam hal ini pelayanan pengobatan juga dibagi menjadi dua bagian yaitu rawat jalan dan rawat inap.
    g. Perkesmas
    Perawatan kesehatan masyarakat di dalam gedung lebih bersifat pemantauan tentang status keluarga rawan yang bertujuan untuk menghindari suatu timbulnya penyakit.

    2. Berikan contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan Kesehatan Anak (Imunisasi, PMT), Pelayanan ibu hamil di posyandu dan poskesdes, melahirkan diposkesdes, nifas.
    - Pelayanan KB di Posyandu.
    - Pembinaan keluarga rawan (Bumil Resti)
    - Pencatatan untuk dilaporkan sebagai kasus yang perlu diatasi.

    BalasHapus
  38. 1. Upaya Wajib Puskesmas
    1) Promosi kesehatan, Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan penyuluhan kesehatan perorangan maupun kelompok dipuskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    2) Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana, contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.
    3) Perbaikan gizi, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    4) Kesehatan lingkungan, contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.
    5) Pemberantasan penyakit menular, contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.
    6) Pengobatan dasar, contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.
    7) Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas), contoh pelayanan dalam gedung : pemantauan baik perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan, bumil, bufas, usila rawan, penyakit kronis, penyakit menular) dan data wilayah.
    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung : pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil di posyandu dan poskesdes, pelayanan melahirkan di poskesdes, pelayanan KB di posyandu, pencatatan dan pelaporan.

    BalasHapus
  39. 1.) UPAYA WAJIB PUSKESMAS CONTONYA PELAYANAN PUSKESMAS DALAM GEDUNG
    1. promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    2. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporaN
    3. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    4. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    5. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    6. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan
    7. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular

    2.) PELANAYAN KIA DAN KB DI LUAR GEDUNG PUSKESMAS
    KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, pelayan bumil di posyandu dan pokesdes, melahirkan di poskesdes , nifas,pekayanan KB di posyandu, pembinan keluarga rawan (bumil resti), pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  40. Citra Mei Lestari

    1. Upaya wajib puskesmas sbagai berikut :
    - Upaya promosi kesehatan
    - Upaya kesehatan ibu ,anak dan kelurga berencana
    - Upaya perbaikan gizi
    - Upaya kesehatan lingkungan
    - Upaya pemberantasan penyakit menular
    - Upaya pengobatan dasar
    - Upaya perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)
    Adapun contoh pelayanan dalam gedung puskesmas adalah :
    - Promosi kesehatan = setiap pasien yang berobat ke puskesmas biasanya merekan menunggu giliran untuk diperiksa , di sela-sela menunggu kita dapat melakukan promosi kesehatan seperti menempel poster kesehatan , memberikan informasi kesehatan yang bermafaat, memberikan film mengenain kesehatan ,dengan begitu diharapkan pasien/masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
    - Kesehatan ibu anak dan keluarga berencana = memberikan informasi/pengetahuan terhadap ibu-ibu hamil, melakukan pemeriksaan/pengobatan terhadap anak ,memberikan vitamin , memberikan pengetahuan terhadap pasangan suami istri mengenai alat kontrasepsi dan manfaatnya.
    - Perbaikan gizi = peningkatan ASIEKSLUSIF , pemberian MP-ASI 6-24 bulan,pemberian tablet besi (90tablet) pada ibu hamil, pementauan pertumbuhan berat badan balita,kegiatan konseling gizi.
    - Pengobatan dasar = melakukan pemerikasaan terhadap pasien dan mediagnosa penyakit.


    2. Contoh pelayanan KIA dan KB diluar gedung :
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan,imunisasi, pengobatan
    - Puskes keliling : melaksanakan pelayanan kesehatan ke daerah tertentu yang sulit terjangkau pelayanan kesehatannya.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  41. Upaya Puskesmas beserta contoh pelayanan di dalam gedung
    1. Promosi kesehatan. contohnya kegiatan promosi kesehatan didalam gedung ialah dengan melakukan berbagai penyuluhan kesehatan baik tentang upaya-upaya preventif dan promotif (Perilaku PHBS).
    2. Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana (KB), contoh kegiatan ini didalam gedung ialah pemberian pelayanan kesehatan anak bayi,pelayanan ibu hamil, dsb.
    3. Perbaikan gizi, sebagai contoh ialah pemeriksaan gizi ibu hamil, pemeriksaan gizi balita, penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan laporan.
    4. Kesehatan lingkungan, contohnya ialah konsultasi mengenai prinsip sanitarian yang bersih dan kesehatan lingkungan, pencatatan status kesling, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan,pencatatan dan laporan.
    5. Pemberantasan penyakit menular,contohnya ialah pemberian imunisasi pada balita dan ibu hamil, pemberantasan penyakit menular (dengan cara pengobatan),pencatatan dan laporan
    6. Pengobatan dasar, contohnya : pemeriksaan,pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan laporan
    7. Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas), menitikberatkan kepada pemantauan perkembangan indikator keluarga rawan (balita rawan,bumil, bufas, usia rawan,penyakit kronis, penyakit enular) dan data wilayah.

    Pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas
    - Pelayanan posyandu balita : melakukan pendaftaran, penimbangan, imunisasi.
    - Melakukan penyuluhan mengenai keluarga berencana terhadap pasangan suami istri (kunjungan rumah)
    - Memberikan biscuit gratis kepada ibu hamildan balita
    - Membangun pondok bersalin desa
    - Membangun pos kesehatan desa

    BalasHapus
  42. 1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas?

    Ada 6 Upaya Wajib Puskesmas yaitu :
    1. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung : Melakukan Sosialisasi di Puskesmas tentang ASI Eksklusif, Memberikan sarana konsultasi bagi masyarakat, Melakukan pencatatan dan Pelaporan.

    2. KIA dan KB
    Merupakan salah satu fasilitas yang dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Memberikan Pelayanan melahirkan, Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan. Pemasangan Implan, Melakukan pencatatan dan Pelaporan.

    3. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, Melakukan pencatatan dan Pelaporan.

    4. Kesehatan lingkungan
    Melakukan konsultasi Klinik Sanitasi yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan hingga kelompok. contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, Melakukan pencatatan dan Pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, Melakukan pencatatan dan Pelaporan.

    2. Berikan contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas?
    - Pelayanan Kesehatan Anak dan Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, - Ibu Melahirkan di Poskesdes, Pelayanan ibu Nifas di Poskesdes.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Melakukan Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus
  43. 1. UPAYA WAJIB PUSKESMAS CONTOHNYA PELAYANAN PUSKESMAS DALAM GEDUNG
    1. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporaN
    2. Promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    3. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    4. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    5. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    6. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular
    7. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan

    2. CONTOH PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DILUAR GEDUNG PUSKESMAS :
    - Pelayanan Kesehatan Anak, Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, Melahirkan di Poskesdes, Nifas.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus
  44. HABIB NASUTION
    13410040P

    Upaya Kesehatan wajib puskesmas
    1. Upaya promosi kesehatan
    - Penyuluhan kepada kelompok ibu hamil dan menyusui
    - Penyuluhan kepada kelompok penderita hipertensi dan DM
    - Penyuluhan kepada penderita TB paru yang sedang berobat di puskesmas
    2. Upaya kesehatan ibu ,anak dan kelurga berencana
    - Pelayanan melahirkan, nifas, MTBS, kesehatan anak
    - Pemeriksaan Ante Natal Care
    - Pelayanan KB
    3. Upaya perbaikan gizi
    - Pemeriksaan gizi balita dan anak-anak
    - Pemeriksaan gizi bumil, busui, bufas
    - Layanan konsultasi gizi
    4. Upaya kesehatan lingkungan
    - Penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas
    - Pencatatan family forlder
    5. Upaya pemberantasan penyakit menular
    - Imunisasi
    - Pemberantasan penyakit menular
    6. Upaya pengobatan dasar
    - Pemeriksaan umum dan gigi
    - Pemeriksaan penunjang
    - Pelayanan pemberian obat
    7. Upaya perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)
    - Pemantauan indicator perkembangan keluarga rawan contoh keluarga rawan penyakti kronis, penyakit menular dll

    Contoh pelayanan KIA dan KB untuk luar gedung puskesmas
    1. Pelayanan kesehatan ibu hamil di posyandu dan poskesdes
    2. Pelayanan kesehatan anak di posyandu dan poskesdes
    3. Pelayanan KB di posyandu
    4. Pembinaan ibu hamil resiko tinggi

    BalasHapus
  45. ANDREAS DAL ANDI
    13410025P

    1. Sebutkan upaya wajib puskesmas dan berikan contohnya untuk pelayanan dalam gedung puskesmas
    1. Upaya Promosi Kesehatan.
    2. Upaya Kesehatan Lingkungan.
    3. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta KB.
    4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat.
    5. Upaya Pencegahan, Pemberantasan penyakit
    Menular
    6. Upaya Pengobatan.
    7. Perawatan kesehatan masyarakat
    Contoh pelayanan dalam gedung puskesmas :
    a. penyuluhan perorangan atau kelompok di puskesmas menggunakan media penyuluhan sehingga dibagi bias menjadi penyuluhan perorangan, penyuluhan kelompok dengan menggunakan media, pencatatan dan pelaporan
    b. pelayanan kesehatan ibu dan anak, ibu melahirkan dan nifas, keluarga berencana,rawan dan pencatatan dan pelaporan
    c. pelayanan gizi masyarakat yang dikaitkan dengan status kesehatannya atau penyakitnya, sebagai contoh pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas,pemberian pmt bagi balita dan ibu hamil, pelaksanaan konsultasi gizi dan pencatatan dan pelaporan
    d. pelayanan kesehatan lingkungan masyarakat yang dikaitkan dengan kesehatan dan penyakitnya, status kesehatan lingkungan, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan, dan pencatatan dan pelaporan
    e. pelayanan pemberantasan dan pencegahan penyakit menular, yaitu dengan imunisasi dan penemuan kasus/pemberantasan dan pencatatan dan pelaporan
    f. pelayanan pengobatan, umum,gigi, pemeriksaan penunjangng, pemberian obat dan pencatatan pelaporan
    g. perawatan kesehatan masyarakat yang kea rah pemantauan pada keluarga rawan dan data wilayah,termasuk pelaporan dan pencatatan
    2. contoh pelayanan KIA dan KB untuk pelayanan luar gedung puskesmas :
    a. pelayanan kesehatan ibu dan anak di posyandu, poskesdes, melahirakn di poskesdes dan ibu nifas
    b. pelayanan keluarga berencana di posyandu
    c. pembinaan keluarga rawan dengan konsultasi dan penyuluhan di posyandu atau poskesdes
    d. pencatatan dan pelaporan

    BalasHapus
  46. 1. UPAYA WAJIB PUSKESMAS CONTOHNYA PELAYANAN PUSKESMAS DALAM GEDUNG
    1. KIA dan KB contohnya pelayanan kesehatan anak, MTBS,melahirkan , nifas, pelayana ibu hamil, pelayanan KB,pelayanan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporaN
    2. Promosi kesehatan contohnya penyuluhan kesehatan di puskesmas
    3. perbaikan gizi contohnya pemeriksaan gizi balita di KIA, pemeriksaan gizi bumil, bisui, bufas di KIA, pemberian PMT penyuluhan di puskesmas,penyuluhan dan konsultasi gizi di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    4. kesehatan lingkungan contohnya setatus kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan
    5. pencegahan dan pemberantasan penyakit menular contohnya imunisasi balita dan bumil, pemberantasan penyakit menular, pencatatan dan laporan
    6. perawatan kesehatan masyarakat contohnya balita rawan , bumil, bufas, usia rawan, penyakit kronis,penyakit menular
    7. pengobatan contohnya pemeriksan umum dan gigi, pemeriksaan penunjang, pencatatan dan pelaporan

    2. CONTOH PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DILUAR GEDUNG PUSKESMAS :
    - Pelayanan Kesehatan Anak, Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, Melahirkan di Poskesdes, Nifas.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus
  47. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  48. Eko Listiono

    Upaya wajib puskesmas yaitu :
    a. Upaya Promosi Kesehatan.
    b. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta KB.
    c. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat.
    d. Upaya Kesehatan Lingkungan.
    e. Upaya Pencegahan, Pemberantasan penyakit Menular
    f. Upaya Pengobatan dasar
    g. Perawatan Kesehatan Masyarakat

    Contoh pelaksanaan di dalam gedung puskesmas :
    1. KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN DIDALAM GEDUNG PUSKESMAS
    A. Di Tempat Pendaftaran Memberikan salam kepada pengunjung puskesmas termasuk dari kegiatan promosi karena telah terjadi komunikasi awal yang menimbulkan kesan yang baik dan menyejukkan bagi pasien/pengunjung puskesmas sehingga mengurangi beban yang diderita. Kegiatan promosi kesehatan di tempat pendaftaran dapat dilakukan dengan penyebaran informasi melalui media seperti poster, leaflet, selebaran yang dapat dipasang/diletakkkan di depan loket pendaftaran. Adapun jenis informasi yang disediakan, yaitu :
    1. Alur pelayanan puskesmas
    2. Jenis pelayanan puskesmas
    3. Denah poliklinik
    4. Informasi masalah kesehatan yang menjadi masalah pada saat itu
    5. Peraturan kesehatan seperti dilarang merokok, dilarang meludah sembarangan, membuang sampah pada tempatnya dan lain-lain.

    B. Di Poliklinik Petugas kesehatan puskesmas yang melayani pasien meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pasien berkenaan dengan penyakitnya atau obat yang harus ditelannya. Tetapi jika hal ini belum mungkin dilaksanakan, maka dapat dibuka klinik khusus bagi para pasien rawat jalan yang memerlukan konsultasi atau konseling. Guna memudahkan pemberdayaan dalam pelayanan medis, harus disediakan berbagai media (alat peraga) seprti misalnya lembar balik (flashcards), poster, gambar-gambar atau model anatomi, dan brosur (leaflet) yang bisa dibawa oleh pasien. Pihak yang paling berpengaruh terhadap pasien rawat jalan adalah orang yang mengantarkannya ke puskesmas. Mereka ini tidak dalam keadaan sakit, sehingga untuk memungkinkan untuk mendapatkan informasi dari berbagai media komunikasi yang tersedia di poliklinik. Oleh karena itu dipoliklinik, khususnya di Ruang Tunggu, perlu dipasang media seperti poster, selebaran (leaflets) yang berisi informasi tentang berbagai penyakit dan pencegahannya.Dengan mendapat informasi yang benar mengenai penyakit yang diderita pasien, diharapkan dapat membantu puskesmas memberikan informasi kepada pasien. Pemasangan poster dan media komunikasi lainnya, mendorong pasien untuk berperilaku sesuai yang dikehendaki agar penyakit atau masalah kesehatan yang dideritanya segera diatasi.
    C. Di ruang pelayanan KIA dan KB Di pelayanan KIA dan KB selain dijumpai pasien sakit (misalnya bayi atau balita), sebagian besar pengunjung adalah Ibu-ibu yang memeriksakan kehamilannya atau hendak bersalin, atau mereka yang memerlukan pelayanan kontrasepsi. Petugas kesehatan di pelayanan KIA & KB tersebut perlu meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pasien/ individu berkenaan dengan pelayanan yang didapatnya. Jika belum mampu, dapat dilimpahkan ke klinik khusus.Pihak yang paling berpengaruh terhadap pasien/individu yang mendapat pelayanan KIA & KB, juga orang yang mengantarkannya ke puskesmas. Oleh perlu dipasang poster-poster atau disediakan selebaran-selebaran (leaflets) tentang berbagai penyakit, khususnya yang menyerang bayi dan balita. Disamping itu, tentang pentingnya memeriksakan kehamilan secara teratur, pentingnya tablet Fe bagi ibu hamil, pentingnya imunisasi lengkap bagi bayi, pentingnya pemberian ASI eksklusif, pentingnya memantau tumbuh kembang balita, dan lain-lain. Dengan mendapatkan informasi yang benar tentang berbagai hal tersebut, pengantar diharapkan dapat membantu puskesmas memberikan informasi kepada pasien/ individu tersebut. Pasien/individupun merasa dalam suatu lingkungan yang mendorongnya untuk berperilaku sesuai yang dikehendaki untuk kesehatannya.

    BalasHapus
  49. Eko Listiono (Lanjutan)

    D. Di Ruang Perawatan Inap Pemberdayaan terhadap pasien raawat inap dilakukan terhadap pasien ibu-ibu bersalin, pasien yang sudah dalam fase penyembuhan dan pasien penyakit kronis (kanker, tuberculosis, dan lain-lain). Tujuannya adalah agar pasien tidak kambuh dan dapat menjaga kesehatannya setelah pulang kerumah terutama bagi paasien yang menderita penyakit kronis. Beberapa cara pemberdayaan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
    1. Di tempat tidur Penyuluhan ditempat tidur dilakukan terhadap pasien rawat inap yang belum dapat atau masih sulit meninggalkan tempat tidurnya dan harus terus berbaring. Dalam hal ini petugas kesehatan puskesmas mendatangi pasien/individu, duduk disamping tempat tidur pasien tersebut, dan melakukan penyuluhan. Oleh karena harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, maka alat peraga atau medis, komunikasi yang digunakan haruslah yang mudah dibawa-bawa seperti lembar balik (flash cards), gambar-gambar atau foto-foto. Alat peraga tersebut sebaiknya sedikit mencantumkan kata-kata atau kalimat.
    2. Penggunaan Bahan Bacaan (Biblioterapi) Bahan-bahan bacaan sebagai sarana untuk membantu proses penyakit yang diderita pasien rawat inap puskesmas. Di Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, perpustakaan-perpustakaan yang dimiliki Puskesmas tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan pengetahuan petugas, melainkan juga dalam upaya penyembuhan pasien. Para pasien boleh meminjam bacaan yang diminati untuk beberapa lama,dan mengembalikan bahan bacaan, bagi pasien yang tidak dapat membaca (misalnya karena sakit mata), maka biblioterapi dapat digabung dengan bedside health promotion. Dalam hal ini petugas kesehatan membantu pasien mebacakan sambil melakukan promosi kesehatan.
    3. Penyuluhan Berkelompok Terdapat pasien yang dapat meninggalkan tempat tidurnya dalam waktu singkat, dapat dilakukan promosi kesehatan secara berkelompok (3-6 orang). Untuk itu di bangsal perawatan yang bersangkutan harus disediakan suatu tempat atau ruangan untuk berkumpul. Penyuluhan berkelompokk ini selain untuk meningkatkan pengetahuan serta karena itu, kegiatan ini lebih bersifat menghibur, santai dan dapat diselingi rekreasi. Untuk penyuluhan berkelompok sebaiknya menggunakan media komunikasi untuk kelompok juga menggunakan metode yang bersifat menghibur seperti permainan, simulasi. Lebih baik digunakan media yang lebih besar seperti flipchart, poster, atau standing banner. Jika penyuluhan berkelompok digunakan diruangan, dapat digunakan laptop, LCD proyektor dan layarnya untuk menayangkan gambar-gambar atau film.
    4. Pemanfaatan Ruang Tunggu Ruang tunggu dapat digunakan sebagai sarana bina suasana terutama untuk para penjenguk yang datang beberapa saat sebelum waktu kunjungan dimulai. Pada dinding ruang tunggu dapat dipasang berbagai poster, disediakan boks berisi selebaran/leaflet yang dapat diambil secara gratis. Dengan berbagai informasi tersebut diharapkan para penjenguk mendapat informasi yang nantinya dapat disampaikan juga kepada pasien yang akan dijenguknya. 5. Pendekatan keagamaan Suasana yang mendukung terciptanya perilaku untuk mempercepat penyembuhanpenyakit dapat dilakukan pula dengan pendekatan keagamaan. Dalam hal ini para petugas kesehatan baik dengan upaya sendiri ataupun dengan dibantu pemuka agama, mengajak pasien unttk melakukan pembacaan doa-doa. Rujukan terhadap kitab suci untuk memperkuat nasihat biasanya dilakukan, sehingga pasienpun merasa lebih yakin akan kebenaran perilaku yang harus dilaksanakannya untuk mempercepat penyembuhan penyakitnya

    BalasHapus
  50. Eko Listiono (Lanjutan)

    E. Di Laboratorium Kesadaran yang ingin diciptakan dalam diri masyarakat (pasien/orang sakit, individu/pengunjung/orang sehat, dan para pengantarnya) adalah pentingnya melakukan pemeriksaan laboratorium, yaitu : § Bagi pasien adalah untuk ketepatan diagnosis yang dilakukan oleh dokter § Bagi pengunjung yang sehat lainnya adalah untuk memantau kondisi kesehatan , agar dapat diupayakan untuk tetap sehat Dikawasan laboratorium sebaiknya dilakukan promosi kesehatan dengan media yang bersifat self service seperti poster yang dapat dibaca atau leaflets yang dapat diambil gratis.

    F. Di Kamar Obat Dikamar obat juga dijumpai pasien/individu, keluarga atau pengantarnya. Kesadaran yang ingin diciptakan dalam diri mereka adalah terutama tentang : * Manfaat obat generik dan keuntungan jika menggunakan obat generik. * Kedisiplinan dan kesabaran dalam menggunakan obat, sesuai dengan petunjuk dokter * Pentingnya memelihara taman obat keuarga (TOGA) dalam rangka memenuhi kebutuhan akan obat-obat sederhana. Disamping dipasang poster dan disediakan leaflet tentang informasi kesehatan , di ruang iini dapat dioperasikan tape recorder atau player yang menyampaikan pesan-pesan tersebut.

    G. Di Klinik Khusus Klinik khusus diselenggarakan dalam rangka meningkatkan upaya promosi kesehatan di dalam gedung puskesmas. khususnya untuk pelayanan-pelayanan yang perlu mendapat tambahan dalam hal promosi kesehatannya. Biasanya karena pasien terlalu banyak, sedangkan petugas kesehatan yang melayani terbatas (misalnya di poliklinik), atau karena pasien dan keluarganya memerlukan informasi/konsultasi khusus (misalnya tentang sanitasi/ kesehatan lingkungan, gizi, KB, kesehatan reproduksi, HIV/AIDS, dan lain-lain). Dalam hal iini beberapa puskesmas mengembangkan klinik-klinik khusus sebagai upaya inovasi, seperti misalnya : Klinik Gizi, Klinik Sanitasi, Klinik Konsultasi Remaja, dan lain-lain.Kegiatan promosi kesehatan yang diselenggarakan diklinik khusus umumnya adalah berupa layanan konseling. Umumnya pelayanan disini berupa membantu upaya pemecahan masalah yang dirujuk dari poliklinik atau pelayanan KIA & KB. Beberapa prinsip pemberian informasi melalui konseling kepada pasien/individu yang perlu diperhatikan adalah :
    1. Memberikan suasana gembira dan semangat hidup Pada saat memulai pemberian informasi, sebaiknya petugas tidak langsung mengungkap masalah, kelemahan, atau kekeliruan pasien/individu. Perbincangan harus diawali dengan situasi yang menggembirakan, karena situasi yang demikian membuat pasien/masyarakat menjadi tertarik untuk terlibat dalam perbincangan, selanjutnya pasien/individu diajak untuk mengungkapkan sendiri masalah, kelemahan atau kekeliruannya.
    2. Menghargai pasien/klien sepenuh hati Menghargai pasien/individu adalah syarat utama untuk terjadinya hubungan yang baik dan terbuka caranya dengan memberikan ucapan dan bahasa tubuh yang menghargai.
    3. Melihat pasien/individu sebagai subyek Petugas kesehatan puskesmas harus mengendalikan kecenderungan keinginannya untuk menasihati. Upayakan agar pasien berbicara sebanyak-banyaknya tentang dirinya. Sementara itu pembicaraan diarahkan kepada pemecahan masalah yang dihadapi. Dengan demikian “resep” pemecahan masalah itu datang dari diri pasien/individu itu sendiri. Hal ini akan menjadi komitmen dari pasien untuk melaksanakan pemecahan masalah tersebut.
    4. Mengembangkan dialog yang menyentuh perasaan. Dalam hubungan yang baik, petugas kesehatan puskesmas selalu berusaha untuk mengemukakan kata-kata yang menyentuh perasaan pasien/individu. Banyak petugas kesehatan menggunakan pendekatan agama untuk membuat pasien/individu tersentuh.
    5. Memberikan keteladanan Keteladanan sikap dan perilaku petugas kesehatan puskesmas dapat menyentuh perasaan pasien/individu. Keteladanan memang merupakan sugesti yang cukup kuat untuk berubah kearah positif. Motivasi untuk berubah itu disebabkan oleh kepribadian, wawasan, keterampilan dan kebajikan tenaga kesehatan terhadap pasien/individu.

    BalasHapus
  51. 1.)Upaya Wajib Puskesmas serta contohnya pelayanan dalam gedung puskesmas :
    1. KIA dan KB
    dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    2. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    ada sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    3. Kesehatan lingkungan
    yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    4. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2. CONTOH PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DILUAR GEDUNG PUSKESMAS :
    - Pelayanan Kesehatan Anak, Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, Melahirkan di Poskesdes, Nifas.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus
  52. Eko Listiono (Lanjutan)

    H. Di halaman Dihalaman puskesmas yaitu ditempat parkir, taman, dinding, pagar, kantin/kios, dan tempat ibadah dapat dilakukan promosi kesehatan.
    * Di Tempat Parkir Puskesmas Tempat parkir Puskesmas sebaiknya dilakukan promosi kesehatan yang bersifat umum. Misalnya tentang pentingnya melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seruan Presiden tentang Kesehatan , Himbauan untuk menggunakan obat generic berlogo, bahaya merokok, bahaya mengkonsumsi minuman keras, bahaya menyalahgunakan napza, dll. Pesan tersebut ditampilkan dalam bentuk baliho/billboard.
    * Di Taman Puskesmas Taman puskesmas memang diperlukan guna memperindah pemandangan disekitar puskesmas, namun demikian, taman ini sebenarnya digunakan sebagai sarana memperkenalkan berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat. Jika demikian, taman tersebut dapat dikatakan sebagai Taman Obat Keluarga (TOGA). Ditaman puskesmas, sekaligus ditunjukkan jenis tanaman dengan kandungan gizinya, bahkan dapat ditampilkan berbagai hewan sumber protein hewani, kolam beserta ikan sungguhan juga dapat dibuat guna menambah keindahan taman.
    * Di Dinding Puskesmas Dinding puskesmas dapat ditampilkan pesan promosi kesehatan misalnya dalam bentuk poster, agar penampilan pesan tidak merusak keindahan disarankan tidak banyak memasang poster di dinding.
    * Di pagar Pembatas Kawasan Pusekesmas Pembatas Kawasan Puskesmas Pesan yang ditampilkan di sarana ini disesuaikan dengan fungsi sarana,Pada saat-saat tertentu, misalnya kampanye Hari Kesehatan Nasional, kampanye Hari AIDS, dll, dapat dipasang spanduk, pemasangan spanduk ini juga harus diperhatikan agar tidak merusak pemandangan.
    * Di Kantin di kantin, sebaiknya ditampilkan pesan yang berkaitan dengan konsumsi gizi seimbang, di kios bacaan ditampilkan pesan tentang bagaimana membaca secara sehat (agar tidak merusak mata), dan lain-lain. Bentuk media komunikasi yang cocok seperti poster atau neon box, dan leaflet, brosur atau selebaran yang dapat diambil secara grati
    * Di Tempat Ibadah Tempat ibadah di Puskesmas biasanya untuk kepentingan individu atau kelompok kecil, seperti musholla.

    BalasHapus
  53. Eko Listiono (Lanjutan)

    Pesan yang disampaikan sebaiknya berupa pesan-pesan untuk kesehatan jiwa dan pentingnya menjaga kebersihan/ kesehatan lingkungan. 2. Kegiatan upaya kesehatan ibu, anak dan Kb di dlm gedung : 1. Pemeliharaan kesehatan ibu hamil dan menyusui serta bayi, anak balita dan anak prasekolah. 2. Deteksi dini faktor resiko ibu hamil. 3. Pemantauan tumbuh kembang balita 4. Imunisasi Tetanus Toxoid 2 kali pada ibu hamil serta BCG, DPT 3 kali, Polio 3 kali dan campak 1 kali pada bayi 5. Penyuluhan kesehatan meliputi berbagai aspek dalam mencapai tujuan program KIA. 6. Pengobatan bagi ibu, bayi, anak balita dan anak pra sekolah untuk macam-macam penyakit ringan. 3. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat di dalam gedung puskesmas 1. Mengadakan penyuluhan dan mendorong pelaksanaan ASI eksklusif. 2. Memberi PMT pemulihan pd balita dengan gizi buruk. 3. Melaksanakan pemantauan hasil penimbangan dengan SKDN 4. Memberi kapsul Vit. A dosis tinggi pada ibu nifas, juga pada anak balita dan bayi 6 – 11 bln ( 100.000 SI ). 5. Memberikan tablet besi ( Fe 90 ) pada Ibu hamil 6. Mengadakan pelayanan konsultasi gizi bagi penderita penyakit kronis atau metabolik yang membutuhkan diet khusus. 4. Upaya Kesehatan lingkungan di dalam gedung puskesmas Mengadakan penyuluhan mengenai kesehatan lingkungan [ KESLING ] dan Pola hidup sehat. 5. Upaya Pencegahan, Pemberantasan penyakit Menular di dalam puskesmas 1. Melakukan pemeriksaan suspek, penemuan dan pengobatan penderita TB Paru dengan DOTS, baik dengan pemeriksaan BTA Positif, BTA Negatif dengan Rongen Positif ataupun anak – anak dengan gejala klinis. 2. Melaksanakan penemuan / tersangka pengobatan kusta serta pemberian kontak pada penderita kusta. 3. Penemuan kasus, pengobatan dengan dehidrasi aral dan pemberian oralit 4. ISPA = melaksanakan penemuan dan pengobatan bukan Pneumoni, Pneumoni dengan terapi standart. 5. Menemukan tersangka penderita DBD dan pengobatan kasus serta melaksanakan penyelidikan epidemiologi.
    6. Upaya Pengobatan dasar di dalam puskesmas Melaksanakan pemeriksaan pasien untuk mdptkan diagnosa sedini mungkin dgn melaksanakan tindakan pengobatan, perawatan, dan jika diperlukan juga upaya rujukan dan rehabilitasi.
    7. Perawatan Kesehatan Masyarakat Melaksanakan kegiatan upaya kesehatan Usia Lanjut (dengan Posyandu Lansia) melaksanakan penyuluhan upaya Kesehatan Gigi dan Mulut

    02.kegiatan KIA KB di luar gedung puskesmas • Kunjungan rumah untuk perkesmas, bagi yang memerlukan pemeliharaan, memberi penerangan dan pendidikan kesehatan dan untuk mengadakan pemantauan pada mereka yang lalai mengunjungi puskesmas serta meminta agar mereka datang ke puskesmas lagi. • Pembinaan dukun bayi • Mengadakan penyuluhan KB baik di mayarakat (pada saat kunjungan rumah, Posyandu pertemuan dengan kelompok PKK, dasa wisma, dan sebagainya), termasuk konseling untuk PUS.

    BalasHapus
  54. 1.)Upaya Wajib Puskesmas serta contohnya pelayanan dalam gedung puskesmas :
    1. KIA dan KB
    dikhususkan untuk anak balita dan ibu hamil dan ibu-ibu yang melakukan konsultasi dan pengobatan di Puskesmas.
    contoh pelayanan dalam gedung : Pelayanan kesehatan anak bayi (bayi dan anak balita), pelayanan ibu hamil, melahirkan, nifas, pelayanan keluarga berencana, pembinaan keluarga rawan, pencatatan dan pelaporan.

    2. Promkes (Promosi Kesehatan)
    Memberikan Promosi dibidang kesehatan baik yang promotif, preventif maupun Kuratif.
    Contoh pelayanan dalam gedung :
    ada sarana konsultasi (Klinik Sanitasi, Gizi, Imunisasi dll).

    3. Kesehatan lingkungan
    yang berhungan dengan sarana sanitasi dasar yang ada di lingkungan sekitar yang bisa dimulai dari hygiene perorangan.
    contoh pelayanan dalam gedung : status kesling keluarga, penyakit menular yang berhubungan dengan lingkungan, penyuluhan dan konsultasi kesling di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    4. Gizi
    Melaksanakan pelayanan konsultasi gizi yang berhubungan untuk tumbuh kembang bayi.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas di KIA, penyuluhan dan konsultasi gizi dipuskesmas, pemberian PMT penyuluhan / pemulihan di puskesmas, pencatatan dan pelaporan.

    5. Pemberantasan penyakit menular
    Memberikan penjelasan kepada pasien yang menderita penyakit menular misalnya penderita TB agar dalam meludah, batuk tidak sembarangan sehingga virus TB tersebut dapat teratasi sehingga tidak menular ke orang sekitar.
    contoh pelayanan dalam gedung : pencegahan (dengan cara memberikan imunisasi pada balita dan bumil), pemberantasan penyakit menular (dengan penemuan kasus dan pengobatan), pencatatan dan pelaporan.

    6. Pengobatan dasar
    Puskesmas sebagai pelayanan tingkat pertama yang merupakan salah satu fasilitas untuk melaksanakan pengobatan.
    contoh pelayanan dalam gedung : pemeriksaan, pemeriksaan penunjang, pemberian obat, pencatatan dan pelaporan.

    2. CONTOH PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DILUAR GEDUNG PUSKESMAS :
    - Pelayanan Kesehatan Anak, Pelayanan Ibu hamil di Posyandu dan Poskesdes, Melahirkan di Poskesdes, Nifas.
    - Pelayanan Keluarga Berencana di posyandu
    - Pembinaan Keluarga Rawan (ibu hamil resiko tinggi)
    - Pencatatan dan Pelaporan

    BalasHapus